Semua orang di dunia bisa saja pernah mendengar nama Albert Einstein, sang ilmuwan jenius yang berasal dari Jerman. Albert Einstein terlahir sebagai putra sulung, dari pasangan Hermann Einstein dan Pauline Koch.

Pada masa kecilnya Albert Einstein nampak terbelakang karena kemampuan bicaranya amat terlambat. Wataknya pendiam dan suka bermain seorang diri. Minat dan kecintaannya pada bidang ilmu fisika muncul pada usia lima tahun.

Kisah Hidup Albert Einstein

Sejak masih bersekolah, Einstein sering berselisih paham dengan gurunya. Aturan & metode belajar yang diajarkan dianggap terlalu dengan hafalan-hafalan. Einstein sering menentang dan ia menjelaskan dengan cara belajar yang seperti ini justru malah menghambat ide kreatif dan pemikiran kritisnya.

Kisah Sukses Albert Einstein Yang Menginspiratif

Hingga usia 3 tahun Einstein mengalami kesulitan dalam berbicara, sehingga membuat kedua orangtua nya khawatir & membawanya ke Dokter spesialist. Albert menceritakan kalau pada masa itu ia sebenarnya punya banyak ide dikepalanya cuma tak mampu mengutarakannya.

Pada tahun 1895, saat berusia 16 tahun, Albert mengikuti ujian masuk di Politeknik Federal Swiss di Zürich. Nilai Fisika dan Matematikanya sangat bagus sehingga ia terdaftar di Gimnasium Argovian, Aarau, Swiss.

Lahir sebagai orang Yahudi, Einstein telah melarikan diri dari Nazi Jerman dan tahu bagaimana rasanya menjadi subjek perburuan yang dipimpin pemerintah. Karena itu, dia tidak memaafkan Perang Dingin dan perburuan orang-orang yang dituduh komunis oleh Senator John McCarthy.

Kisah Sukses Albert Einstein

Ia selalu tidur malam selama 10 jam, ia juga selalu menyempatkan diri untuk tidur siang. Waktu tidur yang cukup ini bisa membuat Albert Einstein berpikir lebih jernih. Einstein menjelaskan kalau otak yang tidak memiliki waktu istrahat yang cukup akan membuat manusia tidak bisa berpikir secara baik, karena otak hanya berfungsi sebanyak 0.2% saja.

Einstein mampu belajar ilmu geometri Euklidean (Ilmu ukur sudut dan ruang) saat berumur 12 tahun serta ilmu Diferensial dan Integral diumur 15 tahun. Dengan cara itu, Einstein punya banyak waktu luang untuk melakukan eksperimen dan berjalan-jalan di hutan yang menjadi hobinya saat itu.

Pasca kelulusannya ditahun 1900, gelar sarjana guru yang Albert Einstein miliki rupanya tidak memudahkannya dalam mencari pekerjaan sebagai guru. Ia masih terus mencari kerja selama dua tahun hingga ayah teman kuliahnya, Marcel Grossmann, memberinya pekerjaan sebagai asisten tenaga penguji di kantor pemerintah yang mengurusi Hak atas kekayaan intelektual, di bern, Switzerland.

Sekembalinya ia ke Eropa, Viscount Haldane pertama, Richard Haldane (30 Juli 1856 – 19 Agustus 1928), mengundang Einstein menjadi tamu kehormatan di London dimana Ia juga memberikan kuliah di King’s College London serta berkenalan dengan beberapa ilmuwan dan politisi disana.

Pada 1940, Einstein resmi menjadi warga negara Amerika. Ia kagum dengan keberanian warga dan pemerintah Amerika serta kebebasan dalam menyuarakan pendapat. Karena hal itulah yang mendorong munculnya kreatifitas dan kondisi lingkungan seperti itulah yang paling ia dambakan.

Pada 1909, Einstein menulis jurnal tentang konsep Foton, yang terinspirasi oleh gagasan dualitas partikel gelombang dalam mekanika kuantum. Jurnal tersebut ia selesaikan dari tahun 1911 hingga 1913, yang berisi 1900 teori kuantum dan munculnya ide energi titik nol.

Kisah hidup Albert Einstein menjadi bukti nyata bahwa jalan hidup seseorang bisa merubah sejarah dunia. Jarang kita temukan seseorang yang dapat memprediksi berbagai macam penemuan dimasa depan jauh sebelum itu ditemukan. Anda ingin sukses seperti Einsten ? jika iya, buruan langsung aja daftar sbobet bola online di situs sbobet terbaik dan terpercaya.